Breaking News
Home / Cerita sex / CERITA SEX ABG | JELLY SI BONEKA SEX

CERITA SEX ABG | JELLY SI BONEKA SEX

CERITA SEX ABG | JELLY SI BONEKA SEX – sebuah cerita sex birahi yang sudah lumayan lama, tetapi ditulis ulang lagi oleh seseorang penulis jenius. Oleh karena itu, sayang sekali apabila anda melewatkan cerita seks birahi ini. Selamat membaca!

ceritasexabg.com

Namanya Derrick,.. entah sudah berapa lama sejak perdana kali dirinya membawa-ku ke kamar ini,..

Derrick itu satu orang peserta didik SMU kelas tiga..

Kayaknya juga dia sudah dekat bersama ujian nasionalnya,.. karena Mamanya tak jarang menggumamkan hal itu di sini, menyuruhnya buat menuntut ilmu dengan rajin,..
Mamanya nampaknya amat sangat sayang dengan Derrick, dapat saja karena Derrick anak tunggal,.. selama ini juga aku belum pernah melihat Papanya,.. Mamanya yang setiap hari masuk ke kamarnya kira kira Jam 5 sore, ya sekitar jam segitu, aku yakin dikarenakan dari posisi-ku disini, aku bakal melihat bersama jelas.. masuk ke kamar ini sambil membawakan buah-buahan buat Derrick yang sedang berpura-pura menuntut ilmu di meja belajarnya dipojok sana,..

Mamanya kece meskipun aku tak bisa menebak pasti berapa usianya,..tapi sorot matanya itu penuh dengan kasih sayang yang bahkan dapat kurasakan hanya dgn menonton macam mana dia memperhatikan setiap detail keperluan Derrick, tiap hari mamanya pasti masuk ke kamar ini, biarpun terkesan terburu-buru ia merapikan kamar Derrick yang berantakan, dirinya melakukannya dgn pakaian yang telah Rapi, dengan blazer dan sekian tidak sedikit Map yang ia bawa disaatmemasuki kamar yang kemudian ditaruhnya di meja menuntut ilmu Derrick, dengan sigap merapikan ruang tidur Derrick, merapikan buku-buku komiknya yang berantakan, dan tumpukan film-film yang ditonton oleh Derrick semalaman, sebelum selanjutnya bergegas pergi,..

Seperti hari kemarin, hari tempo hri dan kemarinnya lagi, hari ini Mamanya yang menawan itu membawakan buah-buahan, sambil menutup horden di kamarnya, ia kembali dengan nasihat yang mengingatan Derrick buat giat menuntut ilmu, sambil merapikan komik-komik Derrick yang berserakan dilantai sebelum 15 menit setelah itu dia keluar dari kamar Derrick, dan kembali lah Derrick melompat ke kasurnya, mengambil komik yang baru dibelinya hari ini dan sibuk dgn bacaan barunya itu,..

sering kali aku mendengar Mamanya itu mengeluhkan Derrick yang sering dihukum oleh gurunya lantaran lalai mengerjakan PR, andai saja aku dapat membantunya pasti Derrick gak dapat dihukum lagi oleh gurunya, dan lagi Derrick gak perlulagi dimarahin sama Mamanya itu,.. sayang aku gak sanggup membantunya,..

Derrick ?? Hmmm Derrick sendiri anak yang gemuk,.. paling gak mungkin saja berat badannya itu 90kg, paling sedikit loh,.. anaknya kecil dengan kacamatanya yang tebal, yang paling aku sebal darinya itu, ia malas sekali buat mandi,seandainya saja hari itu hari libur, pasti beliau gak bakal mandi seharian, hanya sibuk dengan komik dan permainan Gamenya, iya seharian di kamar ini, meskipun kadang-kadang dia pergi keluar kamar, tapi itu pun gak lama koq,..

Terus apa donk menariknya Derrick, yang pasti Derrick itu baik,.. ia setiap hari memandikan-ku, memberikan rambut-ku shampoo, sampai membelikan-ku baju baru setiap bulannya, bahkan dia rajin sekali menggantikan pakaianku.. pokoknyaia baik sekali dech sama aku, sementara tidak sedikit barang lain di kamar ini berantakan, ia selalu menaruhku ditempat yang nyaman ya di kursi ini, oleh dikarenakan itu dia itu baik, baik banget sama aku, aku mau membantu ia laksanakanapa-pun, pokoknya apa saja yang penting dapat menyenangkannya, dan membalas semua kebaikannya padaku..

Seperti itu tuch, ia sedang sibuk berkaca, sementara tangannya sibuk memecahkan jerawat di pipinya, kadang sampai berdarah-darah, andai aku bisa membantunya aku pasti pelan-pelan sekali memecahkan jerawatnya itu, perlahan biartidak berdarah seperti itu,..

dan jam 8 seperti biasa, ia mampu ke luar dari kamarnya selama kira kira 30 menit, sebelum kembali ke kamarnya, mungkin makan tengah tengah malam dia pasti kembali sambil membawa keripik kentang ke kamarnya, begitu masuk ke kamarnya, dia mematikan Lampu dan menyalakan Film,.. aku tak dapat menyaksikan jelas dari tempatku, terhalang oleh lemarii, yang pasti ia dapat menyembunyikan tubuhnya di dalam selimut sebelum seterusnya beliau sibuk dengankesenangannya sendiri, jujur aku begitu penasaran dgn apa yang dilakukannya itu, terlebih sampai membawa gulungan tissue yang setelah itu dibuangnya ke luar jendela, apa sich yang dilakukannya ??

Gak lama pasti terdengar bunyi dengkurannya, dan ia serta tertidur tanpa sempat menyelesaikan PR-nya lagi, tak lama sich beliau tertidur, sebelum selanjutnya terbangun, mematikan Film yang tadi ditontonnya, keluar dari kamarnya sejenak sebelum kemudian ia mampu mencium-ku, semacam ciuman selamat tengah tengah malam, dan aku selalu menunggu dirinya melaksanakan itu tiap malamnya, seandainya tidak aku pasti tidak akan tidur pulas,..

Hmmm, binggung ya aku siapa, Nama-ku Jelly,.. aku merupakan satu buah boneka Barbie yang cantik, aku tak ingat kapan aku mulai sanggup melihat, mengingat, dan berfikir,.. yang aku ingat jika Derrick adalah majikan-ku dan dirinya selalumerawat-ku dengan baik,.. rambut-ku hitam panjang tergerai, awal bulan ini Derrick membelikan-ku pakaian ini, sebuah pakaian yang mirip pelayan Jepang, warnanya hitam dengan bandana berwarna putih dan serbet yang diikatkan di pinggang-ku warnanya pula putih,.. dan ini yang baru dibelikannya tempo hri, sebuah sepatu baru dgn kaus kaki selutut yang berwarna putih serta,.. pokoknya tema bulan ini merupakan hitam dan putih,..

Ahhhhh, pokoknya aku pingin banget ngebantuin Derrick, ia kan udah segitu baiknya sama aku, apa salahnya jikalau dirinya tidur dan membaca komik yang dia sukain, dan gak perlu pula kan Mamah dan Gurunya disekolah itu memarahinya,.. T3T

Aku terus berdoa setiap tengah tengah malam, konsisten berdoa hingga akhirnya doa-ku itu terjawab, hari ini seluruh permohonan-ku itu terjawab, suatu mahluk bersayap kala ini terbang dihadapan-ku,.. dirinya bercahaya, aku tak sanggupmelihat bersama jelas wujudnya karena terlalu bercahaya,.. tapi aku bisa melihat sepasang sayapnya yang seperti kupu-kupu mengepak-ngepak halus,.. dirinya bicara pada-ku,..

” OK, JELLY ” suaranya berat, seperti bapak-bapak yang sedang geram,..

Aku mengupayakan memberikan kode padanya biar tidak berbicara terlalu keras, takut Derrick terbangun karenanya,.

” Tidak perlu takut,.. dirinya tidak bisa mendengar,.. ” Katanya,..

Aku masih memintanya tidak berbicara keras seperti itu, aku tak yakin dengan suara sekeras dan seberat itu tidak akan membuat Derrick terbangun,..

” Ya-ya, sudahlah, aku tahu kamu memiliki permintaan, aku bisa memenuhinya,.. ” Kata ‘Peri’ itu, ya beliau mengaku sebagai peri, namun setahu-ku peri itu biasanya cewek, bukan bapak-bapak lanjut umur seperti beliau,..

Tetapi yang pasti ucapannya itu membuat-ku begitu antusias, seolah ada satu buah angan-angan untuk jawaban doa-ku hingga saat ini, Peri itu menerang kan semua syarat syarat yg ia inginkan pula juga sebagai balasan dari terkabulnya permintaanku, aku mengiya kan saja semua, aku tidak perduli lagi bersama semua syaratnya,..

” OK,, Tandaa tangann disinii,.. ” Katanya….

Aku terbengong, aku kan gak bakal mengangkat tangan-ku sendiri,.. berkata saja aku sulit,..

” Mampu ” katanya,.. seolah membaca apa yang aku pikirkan,.. perlahan aku mencoba mengangkat tangan-ku, dan benar!! Aku mampu menggerakan bersama leluasa tangan-ku,..

Rasanya hati-ku begitu berbunga, aku menulis nama-ku di kertas bercahaya peri itu,..

JELLY tulis-ku,..

Peri itu tersenyum, meskipun aku tak dpaat melihat jelas senyumannya itu, perlahan dia menggangkat tangan-ku, dan mengayunkan tongkat sihirnya, menyinari-ku dan

BLUPPP !!!!!!

Aku berdiri, berdiri diatas kedua kaki-ku, aku menggerakan tangan-ku ketubuh-ku, aku menyentuh seluruhnya sektor tubuh-ku, wajah-ku, terasa hangat, aku merasakan denyut jantung-ku,. Aku Hidup !!

Aku berlari kecil kearah, cermin, melihat pantuan wajah-ku dicermin,..

Pertama kalinya aku melihat wajahku sendiri di cermin,..

Wajah-ku sedikit bulat, bersama poni di atas mata-ku, rambut-ku memang lah lah benar panjang sepunggung,.. mata-ku bulat bersama bulu mata yang lentik,.. hidung-ku yang sedikit mancung bersama bibir kecil mungil berwarna merahmuda,.. kulit-ku putih hingga membuat pipi-ku sedikit merah,.. aku berlari kearah peri yang tetap terbang itu, saat ini ia kelihatan berukuran amat sangat kecil,..

” Trimakasih ya,.. ” Kata-ku penuh semangat,..

” Suuuut !! ” ia mengingatkan-ku,.. ” Ketika Ini suara kamu dapat terdengar tahu,.. ” Jelasnya,..

Aku menutup mulut-ku, aku tak ingin membangunkan Derrick,..

” Ingat, semua syarat syaratnya itu ada hukuman jikalau kamu melanggarnya Jelly, dan aku pasti tau itu,.. ” Jelasnya,..

Aku mengganguk sambil mengingat-ingat apa saja yang peri itu katakan tadi,..

” Ok dech ya,.. ingat kamu harus kembali dalam bentuk bonekamu sebelum 3 jam,.. “, ” Bye2 ” Jelasnya sebelum setelah itu menghilang begitu saja,..
Aku tak sempat menggaguk, Peri itu menghilang begitu saja,.. rasanya hati-ku begitu gemar, keinginan-ku itu terkabul begitu saja, aku berjalan-jalan setengah melompat-lompat di kamar itu, pelan pelan takut Derick terbangun,..

Cukup bersenang senangnya, aku sejak mulai merapikan kamar Derick, menolong Derick itu kan tujuan dari doa2 ku itu, dengan merapikan kamarnya, pasti Derick gak bakal dimarahi lagi, apalagi Mamanya itu juga gak perlurepot-repot untuk merapikan kamarnya ini lagi,..
Aku mulai sejak memunguti komik-komik dan buku-buku yang berserakan, menaruh komiknya di tempatnya,menyusunnya tepat nomor dan judul bukunya, memisahkan buku-buku pelajarannya dan merapikan kaset-kaset Game dan Filmnyayang berantakan, aku memunguti tissue-tissue yang berserakan di dekat ranjangnya itu, tak terasa kamar Derrick kembali rapi,.. aku tersenyum melihat hasil kerja-ku,.

Tetapi konsisten ada satu pekerjaan lagi, aku menyalakan lampu kecil di meja belajarnya ada dua tumpukan buku, yang satu buku cetak pelajaran dan yang satunya lagi buku tugasnya,.. ada sedikit lipatan dari situ aku bisa menyimpulkankalau Derrick sedang mengerjakan soal No. 3-4 dan 5, pasti itu tugas rumahnya utk besok, aku sejak sejak mulai memeras otak-ku untuk menggerjakan tugas-tugasnya itu, aku sejak mulai menggerjakan tugas-tugasnya itu,.. ternyata takterlalu sulit juga, atau mungkin seperti yang dikatakan oleh peri itu tadi seandainya aku diberikan kepandaian paling baik untuk anak SMU ya??,..

Aku membereskan pekerjaan rumah Derrick sebelum setelah itu berdiri dari lokasi duduk di depan meja belajarnya itu, mematikan lampu kecil di meja belajarnya itu,..Aku pelan melangkah mendekati Derrick yang tengah tertidur pulas diarea tidur,.. dia tengah mendengkur keras, aku menatap wajahnya itu yang sedang tertidur pulas, rasanya tak percaya apabila semua mimpi-ku ini terkabul sekarang ini, waktu ini tiap hari aku sanggup membantunyaa menggerjakan pekerjann rumah, memberes kan kamarnya, dan menyelimutinya,.. aku menarik selimutnya yang tak lagi menutupii badannya yang akbar itu, perlahan aku menutupi tubuhnyaa dengan selimut hangat, sebelum selanjutnya kembali ke kursi tempat-ku dan kembali menjadi boneka Barbie,..

Ahhh, PR Belum bikin !! ” Derrick terbangun setengah melompat, membuat-ku ikut terbangun, namun aku tersenyum dalam hati,.. melihat Derrick yang tengah terbinggung-binggung menyaksikan PR-nya telah selesai dikerjakan,..

” kemungkinan gue ngigau kemarin sampai bikin PR, ” tuturnya,.. sambil memasukan bukunya itu dalam tas sekolahnya, Ah aku lupa, harusnya aku membereskan buku pelajarannya itu, jadi Derrick tak perlu lagi merapikan bukunya itu pagi-pagi,.. nanti tengah tengah malam aku harus menyempatkan untuk membereskan buku-buku pelajarannya itu,..

Aku tersenyum-senyum sendiri melihat Derrick yang kebinggungan, sebelum dia ke luar kamar, pasti mau mandi dan berganti pakaian, benar saja dia kembali sudah dengan pakaian sekolahnya dan mengambil tasnya sebelum keluar dari kamar, Huugh dirinya kelupaan sesuatu hari ini,.. Duk..dukk…duk bunyi langkah suara kaki yang bergesa-gesa menuju kamar ini, Derrick kembali ke kamar, mengambilku dari dalam lemari, mencium-ku , duh senangnya,..

” Selamat pagi Jelly, aku pergi dulu ya,.. ” ia kembali menaruhku di lemari hias itu dan keluar dari kamarnya,..

Aku diam memandang langit terang itu,.. sementara tak lama Mama Derrick masuk ke dalam kamar dan terbengong menyaksikan semuanya sudah rapih, ya donk aku baru saja merapikan tempat tidur Derrick tadi,..

Mamanya itu tersenyum sebelum kemudian keluar, pasti beliau senang sebab kamar Derrick rapi, siapa dulu yang rapihin,.. hehehe

Aku lebih tak sedikit diam, rasanya tiapa kau menjadi manusia tubuh-ku menjadi letih, jadi tambah baik aku diam dalam keadaan ini dan menunggu Derrick pulang, sambil menghitung awan dilangit dan aktivitas detik jarum jam di dinding depan-ku itu,.. menunggu sebelum setelah itu aku kembali berubah menjadi manusia,.. sudah jam 3 sebentar lagi Derrick pasti pulang,..

Aku melangkah menuju jendela kamar itu, berdiri sambil melirik kearah jalan, menunggu sampai akhirnya yang kutunggu itu muncul, perlahan kulihat perut tambun Derrick, dia berjalan sendirian sambil memegang perutnya yang lapar,.. danmenyeka keringatnya yang bercucuran, pasti panas diluar sana,.. aku ikut menyeka keringatnya itu, tapi belum berani melakukannya,..

” Uuupppssss,.. ” Aku terkaget saat Derrick seolah melirik ke arah-ku sebelum setelah itu Derrick berlari masuk,. Duh jangan-jangan dia melihat-ku,.. gimana ini ???!!!!

Aku cepat berlari kearah lemari display-ku pindai diri-ku dalam bentuk boneka lagi dan duduk diam di sini, sementara perlahan kudengar suara langkah kaki Derrick yang masuk dalam kamar ini,.. Duh bersama trick apa nich,… jantung-ku berdebar kencang saking takutnya,..

” Kelihatannya tadi ada orang,.. ” Derrick benggong-benggong di tengah kamarnya,.. sambil memperhatikan ruangan kamarnya yang lebih rapi dari rata-rata,.. beliau geleng-geleng sendiri sebelum kemudian melirik kearah-ku,..

” Aku udah pulang nich Jelly,.. sepi ya sendirian.. ” Tanya-nya,..

Ingin rasanya mengganguk, tapi bisa-bisa Derrick kaget dan membuang-ku nanti, jadi kuurungkan niat-ku itu, pelan dia kembali menaruhku di lemari-ku dan menganti pakaiannya,.. seperti biasa asal saja beliau melempar pakaiannya itu, sambil tukar bajunya dgn kaus rumah,..

Sebelum kemudian dirinya ke luar dari kamarnya, membawa makananya masuk, sambil makan beliau menyaksikan acara Tv dan membaca komik-komiknya,..

Jam 4 ritual biasa, beliau sejak sejak mulai mengakses bukunya menggeletakanya di atas meja mencari ilmu dan sedikit menggerjakan tugas rumahnya,.. aku menatapnya dari tempat-ku, menonton Derrick yang sedang pura-pura menuntut ilmu, sebelum bangun dari tempatnya itu mengambil-ku dan mengajak-ku mandi bersama,..

Seperti biasa saja,.. Mamanya datang membawakan buah untuknya,.. sebelum kemudian jam 8 dia keluar dari kamar untuk makan malam, ketika itu kusempatkan untuk merapikan kamarnya, sebab umumnya mamanya ikut masuk ke dalam kamarnya utk merapikan kamar Derrick sambil memarahinya sebab tak pernah merapikan kamarnya itu,..

Derrick kembali dengan makanan kecil di tangannya,.. ia melirik binggung sebelum kemudian kembali dalam kegiataan rutinnya,..sukurlah dia tak curiga dengan seluruh hasil kerja-ku itu,.. aku juga bukan ingin membanggakan diri lantarantelah membantunya,.. semuanya tulus dari lubuk hati-ku yang terdalam,..

Derrick sudah terlelap dalam tidurnya sekarang ini, aku menunggu sebentar sebelum setelah itu kembali dalam wujud manusia-ku merapikan kamarnya sudah kembali berantakan, dan saat ini ini tengah duduk di depan meja belajarnya,.. akumulai berfikir menggerjakan tugas rumahnya itu, baru kini aku tahu kenapa Derrick benci matematika,..

” Sii….siiii apa kamuuuuuu… ” sebuah suara menciptakan ku panic dan berbalik ke belakang.

Derick menggenggam bantal gulingnyaa dan terlihat ketakutan, sama bersama ku aku binggung harus apa saat ini,..

” A..aku aku Jelly,… ” kata ku pelan,..

” Je..jelly ?? ” Tanya-nya ia melirik ke lemari display-ku dan melihat tempatku biasa duduk kosong,..

” Kamu beneran Jelly ?? ” Derrick kembali bertanya, kali ini dia sudah sejak mulai berani mendekat,..

Aku menggaguk sambil mengupayakan tersenyum ramah,..

” Beneran ?? ” tanya-nya sambil menyentuh tubuh-ku, ia memastikan apa benar aku manusia,..

” Jadi kamu yang bantu aku bikin PR dan membersihkan kamar-ku ?? ” Tanya-nya…

Aku mengganguk lagi,.. beliau menonton PR-nya yang telah selesai aku kerjakan,..

” Thanx ya Jelly, tetapi koq kamu mungkin saja manusia ?? ” Tanya-nya, aku menggeleng lantaran aku pun sama tak mengertinya dengan ia,.

” Aku cuma mau mempermudah kamu Derrick, apa saja, karena kamu sudah begitu baik sama aku ” kataku

” Terima Kasih ya,.. coba kamu kesini,.. ” menurutnya,.. aku menuruti perkataanya itu, duduk di sampingnya cocok disebelah kamarnya,..

Kami berbincang banyak elemen, sampai akhirnya aku bertanya sesuatu yang sewaktu ini menciptakan ku penasaran,..

” Sebenarnya kamu tuch ngapain aja sich kalau lagi pakai selimut, koq kayaknya aneh banget ?? ” tanya-ku malu-malu,..

” Hah ?? itu ?? Kamu liat pun?? ” Ia geleng-geleng kepala,.. ” kamu mau tahu ?? “

Aku mengganguk,.. ” Kalau boleh,..”

” Coba sini ” ia tersenyum sambil meminta-ku untuk mendekatinya lebih dekat lagi,..

Aku mendekatinya,.. perlahan dirinya menurunkan celananya,.. aku reflek menutup mata-ku padahal ini kan sudah biasa kulihat,..

Benar saja ada sesuatu yang tak mirip, aku jarang sekali melihat kemaluannya itu berdiri seperti itu,..

” Koq begitu ?? ” tanya-ku tak bersama sadar,..

” Nah kamu mau tau kan,.. coba kamu pegang ,.. ” katanya,.. aku menggeleng ragu

Perlahan Derrick mengarahkan tangan-ku ke batang kemaluannya itu,. Tangan-ku bergetar ragu,..

” Gak papa koq,.. ” Tuturnya,..

Wajah-ku rasanya terbakar meskipun perlahan aku menyentuh batang kemaluannya itu terasa hangat di telapak tangan-ku itu, ukurannya mampu menjadi 4 kali kepalan tangan-ku,..

” Nah begitu,.. waktu ini ini pelan-pelang gerakin tangan kamu,.. ” Aku menggeleng, ada sedikit rasa malu yang kurasakan,..
” Tuturnya kamu mau bantuin aku,.. ” bisik Derrick, aku mengganguk menatap mata Derrick yang kelihatan sedikit kecewa,..

” Iya dech ” kata-ku pelan, perlahan aku sejak mulai menggerakan tangan-ku di batang kemaluannya itu,.. sementara tubuh Derrick sedikit gemetar-gemetar, entah kenapa..

” Pelan-pelan tambah cepet ya,.. ” Kata Derrick, aku mengganguk sambil sejak mulai sejak mempercepat tangan-ku itu,..

” Nah tangan kamu yang satunya mana .. ” Tanya Derrick,..

Aku menggangkat tangan kiri-ku ke wajahnya,.. ” Ini kata-ku,.. “
” Nah kesinikan,.. ” Kata Derrick, membimbing tangan-ku kearah kemaluannya lagi, tetapi bukan ke batang kemaluannya tapi ke kantung kemaluannya yang ada dibawah batang kemaluannya itu,..

” Pelan-pelan kamu pijat ya,.. ” katanya,.. Aku menggeleng dan langsung menarik tangan-ku saat merasakan keanehan di benda yang tadi kusentuh itu,.. berkeriput namun serta keras dgn sepasang bola di dalam kantungnya itu, lebih aneh dari batang kemaluan yang keras dan seperti berurat ini, terlebih sekali-sekali batang kemaluannya itu seperti bergetar-getar..

” Ayo donk Jelly, gak papa koq,.. ” Derrick mengusahakan meyakinkan-ku,.. aku kembali menaruh tangan-ku di kantung kemaluannya itu, pelan-pelan aku menyentuh kantung kemaluannya itu, berkeriput bersama bulu-bulu halus di batang kemaluannya, pelan aku lakukan apa yang diminta oleh Derrick tadi, memijatnya perlahan,..

Waktu Ini Derrick hanya tiduran diatas ranjangnya, matanya kadang terpejam sambil mengeluarkan desahan kecil dari mulutnya,.. aku tetap melaksanakan apa yang dimintanya itu, sementara perlahan makin lama rasanya batang kemaluannya itu makin keras dalam genggaman-ku,..

” Terus Jelly, lagi,.. ” Katanya sebelum sesudah itu kembali mendesah, aku mengikutii permintaanyaa itu. sebelum kemudian Derick mendesah panjang, tangannya menangkap pinggul ku menarik sedikit badan ku dan memeluknya,..

Tubuh Derick gemetaran sementara perlahan kemaluannya itu kian gemetar dan keras,.. pelukan Derrick semakin erat, ia mendesah panjang, aku binggung harus apa, takut apa yang kulakukan itu menyakitinya, tetapi Derrick malah meminta-ku konsisten menggerakan tangan-ku itu dikemaluannya sambil memeluk-ku erat-erat,..

Aku panic ketika menyaksikan kemaluannya itu menyemburkan sesuatu yang berwarna putih pekat,.. tubuh Derrick pun menegang sesaat sebelum sesudah itu melemas kembali, cairan pekat itu menempel di tangan-ku aku binggung harusmelakukan apa, aku menatap Derrick sementara aku terus belum melepaskan tangan-ku dari kemaluan Derrick yang mulai sejak sejak lemas,..

” Sini tangan kamu,.. ” Derrick mengambil tissue dan melap sepasang tangan-ku, rasanya hangat sekali kala Derrick membersihkan tangan-ku dari cairan aneh berwarna putih kental itu,..

” Terima Kasih ya Jelly, ” Aku tersenyum manis menatap wajah Derrick,.. perlahan Derrick mendekatkan wajahnya ke wajah-ku aku binggung harus dgn trick apa saat ini, wajah Derrick terlalu dekat dengan wajah-ku waktu ini,.. perlahan akuberikhtiar mengalihkan wajah-ku, aku malu merasakan mata kami yang saling bertatapan seperti ini,..

Tiba-tiba Derrick mencium-ku, aku merasakan bibirnya menyentuh bibir-ku menciumku perlahan,.. seperti ada sesuatu yang ditekan-nya masuk dalam mulut-ku, mau tak maua kau kembali menatap Derrick, bertanya apa yang dirinyalaksanakan dengan tatapan mata-ku, ia meminta-ku menutup mata-ku, aku mengikuti apa yang diinginkannya itu, perlahan kututup mata-ku, kubiarkan sesuatu itu masuk dalam bibir-ku, lidahnya, kurasakan lidah basah yang hangat itu menyentuh lidah-ku, aku mengikuti kemauannya yang membuat lidah kami saling bertautan, menyentuh satu sama lain,..

Tangan kanan-ku mencengkram erat tangan Derrick, menutup mata-ku rapat-rapat sambil membiarkan Derrick mencium-ku,.. sementara kurasakan tangan Derrick yang lain memeluk-ku sementara kami konsisten berciuman panjang, pelanwalaupun tetap ada rasa malu yang membakar wajah-ku aku mulai sejak sejak menikmati ciuman-nya itu,..

Aku terkejut merasakan tangannya mendapatkan seleting dipunggung-ku dan menurunkannya,.. aku mendorong tubuh Derrick kaget,..
” Mau apa ?? ” Tanya-ku, entah kenapa aku merasa semua ini salah,..

Derrick memeluk-ku sambil membisik, aku tak mengusahakan melepaskan diri,.. ” Gak papa koq,.. ya, percaya kan sama aku Jelly,.. ” Tanya-nya sambil mencium bibir-ku lagi,.. aku mengganguk, sementara jemari Derrick kembali menurunkan sleting-ku, dirinya konsisten mencium-ku, jantung-ku berdebar kencang sementara perlahan aku merasakan tangan Derrick yang lain sejak mulai sejak menurunkan pakaian-ku itu,..

Aku merasakan semacam rasa malu yang belum pernah kurasakan terhadap awal mulanya, padahal perihal semacam ini sudah biasa dilakukannya tiap hari ia memandikan-ku, ya setiap hari tetapi entah kenapa terasa sedikit berbeda sekarang,hanya terasa ada yang salah dgn seluruhnya ini,.. tapi aku tak mau mengecewakan Derrick jikalau menolak keinginannya ini,..

Sementara kurasakan hembusan dingin dari punggungku,.. perlahan ciuman Derrick turun dari bibir-ku ke dagu-ku sebelum dia mulai sejak sejak menciumi leher-ku, tubuh-ku merinding seketika, perlahan juga kurasakan sepasang tangannya menyentuh tubuh-ku,.. sesuai di sepasang buah dada-ku yang bulat,.. jemari-jemarinya bergerak di dada-ku itu,. Rasanya aku ingin menghindar namun aku tak ingin mengecewakan Derrick…

Ciumannya itu bukan sekedar bibir yang menyentuh tubuh-ku tapi serta lidahnya yang menyentuh seluruh tubuh-ku, aku merasa ingin mendesah tak dgn sadar,..dan aku melakukannya aku mendesah karena menahan rasa geli disekujur tubuh-ku dan juga ada sedikit rasa lain yang timbul dari dalam tubuh-ku, apalagi dikala jemarinya itu bergerak-gerak di dada-ku,..

Dia sejak mulai mencium pelan dada-ku, aku menahan geli yang teramat amat, sementara jemarinya yang lain mencubit pelan pucuk dada-ku itu, membuat aku kian mendesah, tapi ada sesuatu yang lain yang kurasakan, aku merasakanbidang bawah tubuh-ku sejak sejak mulai basah, entah kenapa,.. aku terkaget merasakan rasa hangat di bawah sana itu,..

Lidah Derrick bergerak-gerak menyentuh pucuk dada-ku itu, perlahan ia seperti menyedot di dada-ku sementara di sektor dada-ku yang lain tangannya meremas-remas sektor itu,.. perlahan tubuh-ku kian merinding dibuatnya,.. akumenaruh kepala-ku di pundak Derrick, sementara tangannya meremas-remas dada-ku ataupun mulutnya yang tengah menyedot-nyedot bidang dada-ku itu,.. aku mengintip lihat,.. ada sedikit bekas-bekas merah di dada-ku akibat hisapannya tadi,..

Tangan Derrick yang lain menyentuh perut-ku sebelum menyingkap rok-ku menyusup dalam celana dalam-ku dan menyentuh bidang tubuh-ku yang terasa hangat dan basah tadi, aku merasakan jemarinya itu menyentuh tubuh-ku, rasanya geli, tetapi entah kenapa jantung-ku berdebar kencang,.. aku tahu ini salah,..

Tak Dgn sadar aku mendorong tubuh Derrick,.

Aku menutup tubuh-ku dgn sepasang tangan-ku, menatap Derrick dengan tatapan menolak halus,.. sambil menggelengkan kepala-ku, aku menatapnya perlahan,..

Derrick mendekati tubuh-ku, tangannya menempel dipundak-ku,.. dia tersenyum,..

” Yawda gapapa,.. waktu ini tidur yuk,.. ” Tuturnya sambil merapikan baju-ku, memasang risleting-ku lagi, dan membantu-ku berbaring di kasurnya, kasurnya benar-benar lah pass besar buat kami berdua,.. perlahan beliau menarik selimutdan memeluk-ku, perlahan kami tertidur,..

Aku masih sempat merenung sesaat, aku tak tahu apa yang baru saja berjalan, aku ingin membahagiakan Derrick, tetapi entah kenapa aku merasa begitu malu dan takut laksanakan itu semua,.. aku menatap cahaya lampu temaram di sudutkamar tidur Derrick, satu buah lampu hias berbentuk kotak, dengan suatu daun di setiap sisinya,.. menyala redup sementara perlahan aku kembali menjadi sebuah boneka..

About admin dua

Check Also

NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU

CERITA SEKS NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU   DOWNLOAD CERITA SEKS NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU …