Home / Cerita sex / Jerit Tangis Yunita yang malang

Jerit Tangis Yunita yang malang

CeritaSexAbg|Jerit Tangis Yunita yang malang – Yunita adalah seorang gadis smu swasta dibilangan Jakarta selatan tubuhnya indah dengan pYunitadara ukuran 34b yang membuat para lelaki bernafsu melihatnya

Jerit Tangis Yunita yang malang
Suatu hari pacarnya tidak menjemput lalu Yunita memutuskan untuk naik bis tetapi disitulah awal malapetaka Yunita yang akan mebuat hidupnya hancur setelah sampai Yunita masih harus naik angkot untuk pulang
Kemudian tibalah angkot tersebut Naiklah seorang Yunita ke dalam angkot yang ia tumpangi dan duduk dekat pintu keluar masuk angkot. Serta merta mata para lelaki melirik tajam ke arah Yunita. Diamatinya tubuh Yunita dengan seksama. Wajahnya yang manis dengan rambut sebahu diikat kebelakang, buah dadanya terlihat agak menonjol dari balik seragam OSISnya. Lekukan pinggul dan pantatnya kelihatan padat berisi dibalut rok abu-abu selutut. Otak, mata dan birahin lelaki itu terasa panas membara.. Sadar akan dirinya sedang dipandangi oleh orang asing, Yunita berusaha menutupi paha dan lututnya dengan tas sekolahnya. Yunita mulai merasakan kegelisahan dan rasa cemas yang amat sangat karena pria itu terus menatapnya seola h-olah ingin menerkam.
Namun Yunita merasa lega karena tujuannya sudah dekat. Segera ia minta turun dan membayar ongkos. Sambil berjalan dengan perasaan was-was, Yunita bolak-balik menengok kalau pria yang menakutkannya itu ikut turun dan mengikutinya. Dilihat sosok yang dimaksud tidak ada perasaannya kembali lega. Gadis itu berjalan menyusuri jalan setapak dimana kanan kirinya merupakan tanah kosong ditumbuhi pepohonan dan semak rimbun dengan beberapa gubuk kosong yang berdiri . Namun tanpa disadarinya si pria sedari tadi menguntitnya dari belakang sambil menjaga jarak dan bersembunyi di balik pepohonan. Sang pria segera mengambil jalan pintas untuk mendahului langkah Yunita. Dari balik pohon dan semak belukar yang agak lebat pria itu menanti mangsanya mendekat. Begitu gadis SMU itu berjalan melewati lokasi tempat pria itu bersembunyi, pria itu segera bergerak meringkusnya dari belakang. Untuk melumpuhkan mangsanya pria itu menempelkan sebuah pisau yang ia ambil dari tempat kos tadi.
Ditempelkannya pisau ke leher Yunita sambil tangan kirinya menutup mulutnya dan mengancam agar ia tidak berteriak. Bau harum tubuh Yunita membuat ia tidak tahan lagi. Diseretnya Yunita ke dalam gubuk disitu . Yunita yang tidak berdaya itu hanya bisa menangis terisak-isak ketakutan akan keselamatan dirinya. Sampai di gubuk sempit yang dirasa pria itu aman, ia segera melaksanakan aksinya. Sambil tetap menempelkan pisaunya ke leher Yunita, tangan kirinya mulai bergerilya meremas-remas buah dada Yunita dari luar hem putihnya. Tangan kiri Yunita berusaha mencegah namun urung karena pria itu makin menempelkan pisau yang dipegang itu ke lehernya. “Ampun pak…tolong jangan perkosa saya”, isak Yunita memohon. “Ssshh…Diam manis, kalau sekali lagi kamu bicara akan kugorok lehermu!”, hardik pria itu pelan sambil menciumi leher Yunita. Puas meremas-remas buah dadanya, tangan kirinya bergerak turun meraba dan mengobok-obok selangkangan Yunita dari balik rok abu-abunya. S edangkan dari belakang ia gesek-gesekkan penisnya yang sudah menegang dalam celana ke belahan pantat Yunita. Cewek SMU itu hanya bisa menangis pasrah tak berdaya diperlakukan seperti itu.
Tangan kiri pria menarik rok SMU gadis itu keatas kemudian jemarinya segera menyusup kedalam cd dan mulai mengorek-ngorek memek Yunita . Gadis itu tersentak karena perlakuanpria itu lagipula seumur hidupnya belum pernah ada tangan kasar pria yang menyentuh liang kewanitaannya. Rintihan dan isak tangis gadis itu membuat birahi pria itu semakin naik. “AAkkhh…!”‘, pekik gadis itu tiba2 karena jatuh telungkup diatas tanah akibat didorong pria itu dari belakang. Belum punah rasa kaget dan ketakutannya, kedua belah tangannya ditarik kebelakang oleh pria itu kemudian diikat dengan tali yang sudah dipersiapkannya. Merasa mangsanya tidak mungkin kabur ditancapkannya pisau yang dipegangnya ke tanah. Kemudian pria birahi itu membuka seluruh pakaiannya hingga bugil. Dan nampak penis yang sudah berdiri mengeras mengacung keatas siap bertempur. Dibaliknya tubuh gadis itu. Dengan mata terbelalak ia menatap pria itu yang sudah bugil dengan penis besar sedang mengacung. Mulutnya yang hendak berteriak segera disumpal pria itu dengan sehelai saputangan. Tangan-tangan kasar pria itu membuka paksa seragam putih yang dikenakan Yunita sehingga sobek. Terpampanglah bukit kembar sekepalan tangan terbungkus bra berwarna merah muda. Dengan sekali tarik putuslah bh Yunita tinggal buah dada yang terpampang indah dengan puting susu berwarna coklat muda. Dengan rakus dikulum dan dilumatnya kedua buah dada itu bergantian. Tangan kirinya meremas buah dada sambil sesekali memelintir puting susu Yunita. Sedangkan tangan kanannya meraba dan mengelus selangkangan gadis itu dari luar rok abu-abunya. Tentu saja tubuh Yunita yg belum pernah disentuh oleh pria itu menggelinjang tidak karuan. Apalagi ketika tangan kasar lelaki itu masuk ke dalam roknya serta meraba dan mengelus paha dan memek Yunita, membuat tubuhnya bergetar bagaikan tersengat listrik. Lama kelamaan celana dalam Yunita mulai basah akibat perlakuannya.Merasa tidak tahan lagi, pria itu membalikkan tubuh Yunita hingga kembali tengkurap. Ditariknya pinggul Yunita sehingga posisinya seperti orang bersujud dengan pantat menungging serta tangan terikat ke belakang. Dielus dan diremasnya pantat yang padat dan Yunita, sambil sesekali menggosok-gosokkan penisnya ke belahan pantat yang masih terbungkus rok abu-abu SMU. Jerit dan isak tangis yang tertahan akibat mulut yang tersumpal Yunita makin menjadi-jadi ketika tangan pria itu merobek roknya sengan sebilah pisau lalu pria itu memelorotkan celana dalam putihn Yunita. Dengan mata melotot dipandanginya pantat yang putih bulat serta padat dan kenyal itu. Diremas, dicium, digigit dan dikulumnya pantat itu. Dalam keadaan yang tidak berdaya Yunita hanya bisa menangis pasrah. Rasa ketakutan yang amat sangat tidak henti-hentinya menyergap dirinya. Degup jantungnya berdebar kencang ketika pahanya dilebarkan pria itu. Dengan rasa yang berdebar dia menant i apa yang akan dilakukan pria itu selanjutnya. Tiba-tiba ia memekik tertahan ketika merasakan benda kenyal dan besar sedang menggesek belahan pantatnya.
Rupanyapria itu sedang melakukan pemanasan berikutnya dengan menggesekkan batang kemaluannya. Dengan nafas memburu ia arahkan penis besar menegang itu ke liang senggama yang lembab, sedangkan tangan kirinya mencengkram erat pinggul Yunita. Tubuh Yunita tersentak ketika merasa benda asing dan besar sedang memasuki memeknya dengan paksa. “Ssshhh….”, desis mulut pria itu yang sedang melakukan penetrasi. Terasa sempit dan hangat. Butuh usaha yang keras. Senti demi senti hingga setengah dari penisnya perlahan menembus liang memek Yunita, hingga akhirnya seluruhnya terbenam masuk.

“SShhh…ahhh…”, desis dan desah nikmat keluar dari mulutnya. Sedangkan tubuh Yunitabergetar akibat menahan sakit dan tangis. Nampak darah menetes dari memek Yunita. Jebol sudah keperawanannya. Dibiarkannya sejenak penisnya yang menancap dalam liang surga itu. Terasa batang kemaluannya seperti sedang diurut oleh liang memek Yunita. Perlahan pria itu menggerakkan pantatnya maju mundur sambil mencengkram erat pinggulnya. Irama genjotannya lama kelamaan dipercepat. “Plak..plak..”, bunyi benturan pantat Yunita dengan selangkangannya. Tubuh yang dalam keadaan telungkup menungging itu menggeliat-geliat karena disodok dari belakang. “Mmmhh…emmhh…ehh..hhhh “, suara Yunita yang hanya bisa merintih. Sedangkan pria itu mengeluarkan desahan dan racauan dari mulutnya sambil memompa dari belakang. “Ssshh..aahh..nikmat sekali memkmu manis”, racaunya. Terkadang tangannya meremas kuat kedua belah pantatnya sambil menepok-nepok dengan gemas.
15 menit berlalu, makin lama sodokan pria itu makin cepat. Penisnya bergetar hebat hendak mengeluarkan lahar panas. Dipeluknya tubuh Yunita dari belakang sambil terus memompa dan meremas-remas kedua bukit kembarnya. Pria itu merasakan memek Yunita makin lama makin basah dan tubuhnya juga menggelinjang hebat. Nampaknya ia akan mencapai klimaksnya. Merasakan hal itu, pria itu makin mempercepat sodokannya. Dibenamkannya dalam-dalam sang penis hingga menyentuh rahim kewanitaan Yunita. “Ummpphh…”, dengus nafas kencang Yunita sambil kepalanya mendongak keatas. Tubuhnya melengkung. Dan pada saat yang bersamaan pria pemerkosanya juga mencapai klimaks. Ditancapkannya penis itu dalam-dalam. “Crrott…crrottt..”, pancaran sperma menyembur dari kepala penisnya, bercampur dengan cairan kewanitaan dan darah perawan Yunita. Tubuh kedua insan berlainan jenis itu ambruk seketika dengan posisi sang pria memeluk Yunita dari belakang. Senyum puas mengembang dari bibir pria itu, sedangkan cucuran air mata menetes dari mata sYunita sang gadis. Agak lama batang kemaluan si pria itu dibiarkan menancap didalam memek Yunita. Sepertinya ia ingin menikmati momen tersebut berlama-lama.
Waktu terus bergulir, dan sinar matahari mulai meredup seiring datangnya senjapria itu bangkit berdiri sambil menarik rok abu-abu siswi SMU untuk melap batang kejantanannya yang berlumur air mani bercampur darah. Setelah rapi berpakaian kembali, ia sempat mengambil sisa pakaian Yunita lalu ia keluar gubuk kemudian membakar seluruh pakaian Yunita

Kemudian si pria itu memotret tubuh telanjang Yunita dengan memek Yunita yang mengeluarkan darah bercampu sperma pria bejat itu lalu ia menatap sebentar tubuh bugil Yunita yang tertelungkup lemah itu. “Oh indah dan nikmatnya hari ini”, kata hatinya sambil tersenyum puas. Ditinggalkannya Yunita korban nafsu birahinya dalam keadaan telanjang bulat lalu ia mengan cam Yunita “KALAU KAU SAMPAI LAPOR P***SI FOTO-FOTOMU INI AKAN KUSEBAR KE INTERNET ! BIAR TEMAN- TEMAN MU TAHU KALAU KAU KORBAN PEMERKOSAAN’. Yunita pun ditinggal pergi oleh pria itu dalam keadaan telanjang bulat dan amburadul!

About admin dua

Check Also

NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU

CERITA SEKS NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU   DOWNLOAD CERITA SEKS NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU …