Home / Cerita sex / Kisah Ayah Yang Memperasahi Anak Gadis nya

Kisah Ayah Yang Memperasahi Anak Gadis nya

CERITASEXABG|CERITA SEX – Halo namaku Tono 35 tahun ,istriku bekerja di hongkong sebagai tkw . istriku bekerja di hongkong baru 2 tahunan yang lalu . kami mempunyai anak perempuan .sinta umur 14 tahun.aku memang tidak terlalu dekat dengan anakku karena aku dulunya juga sebagai tki di Taiwan.
Sekarang aku berjualan di pasar,suatu hari aku pulang agak siang .aku melihat anakku sedang tiduran pakai daster tidur dan tersingkap pahanya.

yuria-mano-7-1

Dek”akupun membangunkannya
O iyapa ada apa”
Gini dek aku mau ngomong serius sama kamu”
Apa pak “
Gini dek aku mau menikah lagi”
Lho gimana ibu pa “
Lha tidak ada yang bias ngurusin bapak lo dek
Kan selama ini saya juga yang masak tho pak “
Bukan masalah itu,tpi kalau bapak pengen itu kamu pasti paham kan
Apa kamu bias bantu itu
Kan enggak boleh tho pak
Dia pun diam saja
Ya udah kalau kamu memang tidak bias bantu maka bapak tak nikah lagi saja biar ibu kamau saya ceraikan saja”
Jangan pak baik saya mau”

yuria-mano-10-1

Sayapun mendekatinya kurangkul pundaknya. Kuciumi pipinya sambil kuelus-elus pahanya. sinta nampak tak terbiasa dan bergerak agak menghindar. Pahanya yang putih mulus makin tersibak menampakkan pemandangan yang indah. Tanganku kemudian meraba dadanya yang baru tumbuh itu. Kemudian kupegang wajahnya dan kucium bibirnya. Tampak sekali bahwa dia belum berpengalaman dalam hal seperti ini. “Ayo sayang kita mulai ya..” kataku sambil menciumi pundaknya yang terbuka. Aku kemudian beralih menciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas dadanya. Tak ada respons darinya. Ketika tangannya yang mungil aku letakkan di atas kemaluanku, dia diam saja.”Kok diam saja sih?!!” bentakku. “Pa… sinta nggak pernah Pa.. belum ngerti” jawabnya lirih ketakutan “Ya sudah sini kamu..” kataku sambil beranjak ke ruang tv. sinta mengikutiku dari belakang Langsung kusetel film BF yang aku simpan di dalam vcd pleyr. “Ayo sini duduk bapak pangku” kataku. sintapun duduk di atas pangkuanku sambil melihat adegan persetubuhan dimana seorang wanita bule cantik sedang dengan rakusnya mengulum kemaluan orang berkulit hitam. Mata sinta tampak takjub melihat adegan yang pasti baru pertama kalinya dia lihat itu. Sementara aku menciumi dan menjilati pundak dan lehernya yang jenjang dari belakang. Tangankupun telah masuk ke dalam dasternya dan meremas-remas buah dadanya yang masih tertutup BH itu. Kutarik ke atas cup BHnya sehingga tangankupun leluasa menjelajahi dan meremas buah dadanya yang mulai tumbuh itu. Kupilin perlahan puting dadanya yang mulai mengeras. “Pa… jangan Pa… sinta malu” katanya sambil menatap adegan di tv dimana si wanita bule sedang mengerang-erang nikmat disetubuhi dari belakang “Nggak usah malu sayang” jawabku sambil agak memutar tubuhnya sehingga aku leluasa menikmati dadanya.

yuria-mano-12

Kulumat buah dada yang baru tumbuh itu dan kujilat lalu kuisap putingnya yang kecil berwarna merah muda itu. Sementara tanganku yang satu telah merambah paha sampai mengenai celana dalamnya. “Pelan-pelan Pa… sakit” desahnya ketika tanganku mengusap-usap kemaluannya setelah celana dalamnya aku sibak. Mulutku masih sibuk mencari kepuasan dari buah dada gadis belia. “Kamu cantik sekali sinta… ohh yeah..” kataku meracau sambil mengulum dan menjilati buah dadanya. Tanganku mengelus-elus pundaknya yang jernih, sedangkan yang satunya sedang merambah kemaluan anak perawan ini. Kemaluanku tampak memberontak di dalam celanaku, bahkan sudah mengeluarkan cairannya karena sudah sangat terangsang.Kuturunkan sinta dari pangkuanku, dan akupun berdiri di depannya. Kuciumi bibirnya dengan ganas sambil tanganku meremas-remas rambutnya. “Emmhh… emmhh..” hanya itu yang terdengar dari mulut sinta. Kumasukkan lidahku dan kujelajahi rongga mulutnya. Sementara kuraih tangan sinta dan kuletakkan ke kemaluanku yang sudah sangat membengkak. Tetapi lagi-lagi dia hanya diam saja. Memang dasar anak-anak, belum tahu cara memuaskan lelaki, pikirku. Dengan agak kesal kutekan pundaknya sehingga dia berlutut di depanku. Dia agak berontak akan bangun lagi. “Ayo… berlutut!!” kataku sambil menarik rambutnya. Tampak air mata sinta berlinang di sudut matanya. Dengan cepat aku lepas celana dan celana dalamku, sehingga kemaluanku berdiri dengan gagah di depannya. “Ayo isap!!” perintahku pada sinta yang tampak ketakutan melihat kemaluanku yang sebesar lengannya itu. Kugenggamkan tangannya pada kemaluanku itu. “Ampun Pa… jangan Pa… besar sekali… nggak muat Pa” katanya mengiba-iba. Terasa tangannya bergetar memegang kemaluanku.”Ayo!!” bentakku sambil menarik rambutnya sehingga kemaluankupun menyentuh wajahnya yang cantik dan innocent. Tampak sinta sambil menahan tangisnya membuka mulutnya dan akupun sambil berkacak pinggang menyorongkan kemaluanku padanya. “Aahh…..” desahku ketika kemaluanku mulai memasuki mulutnya yang mungil. Akupun mengelus-elus rambutnya yang berpita itu dengan penuh kasih sayang ketika sinta mulai menghisapi kemaluanku. “Ayo jilati batangnya… Sayang” kataku sambil mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya. sintapun mulai menjilati batang kemaluanku dengan perlahan.”Ayo isap lagi” instruksiku lagi sambil tanganku mengangkat dagunya dan menyorongkan kemaluanku padanya. sintapun mulai lagi mengulum kemaluanku, walaupun hanya ujungnya saja yang masuk ke dalam mulutnya.Kutekan kemaluanku ke dalam mulutnya sehingga hampir separuhnya masuk ke dalam mulutnya. Tampak dia tersedak ketika kemaluanku mengenai kerongkongannya. Dikeluarkannya kemaluanku untuk mengambil nafas,sementara aku tertawa geli melihatnya. “Sudah. Pa… jangan lagi Pa” sinta memohon. Air matanya tampak menetes di pipinya “Papa belum puas. Ayo lagi!!” bentakku sambil menjambak rambutnya, sehingga wajahnya terdongak ke atas menatapku. sintapun terisak menangis, tetapi kemudian dia kembali menjilati dan mengulum kemaluanku. Pemandangan di kamar sangatlah indah menurutku. Seorang laki-laki dewasa dengan tubuh tinggi besar sedang berkacak pinggang, sementara seorang anak di bawah umur dengan wajah tanpa dosa sedang mengulum kemaluannya. Mungkin sekitar 15 sampai 20 menit aku ajari anak perawanku itu cara untuk memberikan kepuasan oral pada lelaki. Setelah itu aku merasakan kemaluanku akan meledakkan cairan ejakulasinya “Buka mulutmu!!” perintahku pada sinta sambil mengeluarkan kemaluanku dari kulumannya. Kemudian kukocok-kocok kemaluanku sebentar, dan kemudian muncratlah cairan spermaku ke dalam mulutnya dan sebagian mengenai wajahnya.”Oh.. yeahh.. nikmat.. kamu hebat sinta..” erangku saat orgasme. “Ayo telan!!” perintahku lagi ketika melihat dia akan memuntahkan spermaku keluar. Tampak dia berusaha menelan spermaku, walaupun karena jumlahnya yang banyak, sebagian meleleh keluar dari mulutnya. Diambilnya tisu dan dibersihkannya wajahnya sambil membetulkan pakaiannya sehingga rapi kembali. Dia pun kemudian mengambil dan meminum habis sisa susunya. Sementara aku pergi ke toilet untuk buang air kecil.

yuria-mano-10-2

Sekembalinya aku dari toilet,tampak sinta sedang duduk gelisah di sofa. Pandangan matanya tampak kosong dan berubah menjadi takut ketika melihat aku menghampirinya. Aku tersenyum dan duduk di sampingnya. Kembali kuelus-elus pundak dan tangannya.”sinta pengin tidur Pa.. sinta capek..” katanya. “Yah kamu istirahat dulu aja sayang” jawabku sambil mencium pipinya. Kamipun duduk terdiam. Kuusap-usap tubuhnya yang duduk di sampingku sambil sesekali kuciumi.Aku menunggu hingga kejantananku bangkit kembali.. Kudatangi sofa dimana sinta berada. sinta tampak gelisah ketika aku berlutut di depannya. “Aku ingin menikmati memekmu sayang” kataku sambil menyibakkan dasternya. Kuciumi pahanya dan kujilati sampai mengenai celana dalamnya. Kemudian kulepas celana dalamnya itu sehingga vaginanya yang bersih tak berbulu itu tampak mempesonaku.”Jangan Pa.. tolong Pa” kata sinta ketika tanganku mulai meraba kemaluannya. Karena gemas, langsung aku jilati dan isap vaginanya. Lidahku menari-nari dan kumasukkan ke dalam liangnya yang perawan itu.”Uhh.. ampun Pa..” erangnya ketika aku menemukan klitorisnya dan langsung kuhisap. Sementara tanganku naik ke atas meremas buah dadanya. Kupilin-pilin putingnya sehingga mulai mengeras. Sementara vaginanya pun sudah mengeluarkan lendir tanda dia telah siap untuk disetubuhi. “Ayo kita lanjutkan di ranjang, manis..” kataku sambil merengkuh tubuhnya dan menggendongnya. Aku ciumi bibirnya sambil badannya tetap aku gendong menuju kamar tempat tidur. Kurebahkan tubuhnya di ranjang, dan akupun mulai melucuti pakaianku. Tampak kemaluanku sudah kembali membengkak ingin diberi kenikmatan oleh anak kecilku ini.sinta tampak memandangku dengan tatapan mengiba. Matanya menampakkan ketakutan melihat ukuran kemaluanku. Langsung kuterkam tubuhnya di ranjang dan kuciumi wajahnya yang manis. Kubuka dasternya juga BHnya dan kulempar ke lantai. Langsung kusantap buah dadanya yang masih dalam masa pertumbuhan itu, dan kujilati dan kuisapi putingnya hingga mengeras. , sehingga sintapun sudah telanjang bulat pasrah di atas ranjang. Jariku kemudian menari merambah vaginanya dan mengusap-usap klitorisnya. “Tolong jangan Pa.. aduh.. Pa.. jangan Pa.. sinta masih perawan Pa.” rengeknya. Aku menghentikan kegiatanku dan menatapnya “Ya sudah.. kamu hisap lagi aja kontol Papa seperti tadi” Akupun lalu tidur telentang dan sintapun kutarik hingga wajahnya berada di depan kemaluanku yang sudah berdiri tegak. Kutekan kepalanya perlahan, hingga sintapun kembali memberikan kenikmatan mulutnya pada kemaluanku. Tampak dari tatapanku, kepalanya naik turun menghisapi kemaluanku. Tangankupun mengelus-elus rambutnya penuh rasa sayang seperti rasa sayang bapak kepada anaknya. “Ya terus.. Sayang” erangku menahan nikmat yang tiada tara. Setelah beberapa menit, kutarik tubuhnya sehingga wajahnya tepat berada di atas wajahku. Kuciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas pantatnya. Kemudian kubalikkan badannya, sehingga badanku yang tinggi besar menindih tubuh belianya. Kusedot puting buah dadanya dan kugigit-gigit sehingga menimbulkan bekas memerah.Lalu kurenggangkan pahanya, dan kuarahkan kemaluanku ke vaginanya. “Jangan Pa.. ampun Pa.. jangan.. ampun..” rengek sinta ketika kemaluanku mulai menyentuh bibir vaginanya. Aku tambah bernafsu saja mendengar rengekannya, dan kutekan kemaluanku sehingga mulai menerobos liang vagina perawannya. Terasa sesuatu menghalangi kemaluanku, yang pasti adalah selaput daranya. Menyadari kalau sinta masih perawan, aku tak hanya melebarkan kedua pahanya, namun dengan jari-jemari tanganku kemudian kulebarkan kedua bibir vagina sinta. Dengan perlahan, kupandu batang penisku yang sudah tegang ke arah lubang vagina sinta-ku yang sudah terbuka. Setelah dirasa tepat, perlahan aku menekan pantatku ke bawah. “Auuw.. akhh… auuww..! ” sinta memekik kesakitan sambil meronta ketika batang penisku mulai memasuki lubang kewanitaannya.Keringatnya bercucuran membasahi tubuhnya yang telanjang bulat, Keperawanan yang selama ini dijaga mulai ditembus olehku tanpa sanggup ia cegah lagi. sinta meronta-ronta kesakitan. Aku tak ingin seranganku gagal karena rontaannya. segera tanganku menahan pantatnya, lalu dengan cepat, kutekan pantatku kembali ke depan sehingga separuh batang kelakianku pun amblas masuk kedalam vagina sinta. “Ahh.. sakiitt..”jerit sinta menahan tangis ketika kutekan kemaluanku merobek selaput daranya. Kutahan sebentar menikmati saat aku mengambil keperawanan anakku ini, kemudian kugerakkan pantatku maju mundur menyetubuhinya.Sesaat sinta masih meronta-ronta pelan, namun karena pegangan kedua tanganku dipantatnya sangat kuat hingga rontaan sinta tiada berarti. Batang penis terus menerobos masuk mengkoyak-koyak sisa-sisa perawannya.Tangisan sinta mulai terdengar lirih diantara desah napasku yang penuh birahi. Tubuh sinta yang putih mulus kini tak berdaya di bawah himpitan tubuhku yang besar. Sesaat aku mendiamkan seluruh batang penisku terbenam membelah vagina sinta sampai kurasakan menyentuh rahimnya. “Ah.. nikmat.. ahh…. memekmu enak sinta.” racauku “Oh.. ampun.. sakit.. udah Pa.. ampun..” sinta merintih kesakitan sambil menangis…”. Kugenjot terus kemaluanku, dan aku merasakan nikmatnya jepitan vagina sinta yang sangat sempit itu. Penisku kurasakan terlalu besar menusuk vagina yang masih sempit, setiap gesekan penisku menimbulkan rasa nyeri yang membuat sinta merintih-rintih, tetapi buatku terasa nikmat luar biasa karena penisku terjepit erat oleh memek sinta yang masih rapat dan baru kutembus perawannya. Tampak air mata sinta meleleh membasahi pipinya, dan ketika kugenjot kemaluanku tampak wajahnya menyeringai menahan sakit. Kemudian kutarik pahanya sehingga melingkari pinggangku, dan sambil duduk di ranjang kugenjot lagi vaginanya. Tanganku sibuk menjelajahi buah dadanya. “Sekarang giliranku untuk bersenang-senang nona cantik… ” kataku sambil merubah posisi tubuhku berbalik seperti orang merangkak. Aku ingin menembak sinta dari belakang. sinta hanya dapat pasrah mengikuti kemauanku ini. Tepat di hadapan kami terdapat kaca rias yang besar di dinding, sehingga aku dapat melihat tubuh sinta telanjang bulat serta di belakangnya terlihat aku sedang mengagumi kemulusan tubuhnya. “Tubuhmu benar-benar sempurna sinta, kamu sungguh cantik sekali, beruntung sekali Papa dapat memerawanimu… he..he… !” aku tertawa sambil menyelipkan penisku lagi di antara kedua kaki sinta lewat belakang. Dengan satu gerakan keras penisku bergerak maju. “Oohhh.. oouugghh.. aaahhhhh.. aakkhh..!” suara sinta kembali terdengar ketika penisku dengan paksa menembus tubuhnya dari belakang. Dengan bernapsu aku kembali menggoyangkan maju mundur sehingga buah dada sinta yang menggantung ikut terguncang-guncang berirama. Sambil terus menggoyang sinta tanganku yang bebas kembali meremas-remas buah dada remaja yang menggantung lepas. Melalui cermin besar di depan, terlihat aku sedang menggauli tubuh telanjang sinta,selintas nampak seperti seorang bidadari sedang diperkosa habis-habisan oleh iblis hidung belang. karena sepertinya tidak berimbang sekali, yang satu gadis muda cantik dibawah umur dan satunya lagi pria dewasa.”Aaaahhh… aaahhh… oouugghh ” rintihan sinta terus terdengar karena gerakanku semakin cepat menyodok-nyodok rahimnya, rasanya sinta sudah tak kuat lagi. Pantatnya yang kecil tapi padat itu sungguh merangsang diriku.”Aaaaaahhhhhhh.. sakit Pa….”. Aku bersintat untuk mengenalkan sinta pada kenikmatan dan kepedihan anal seks, namun kali ini aku sudah cukup puas menikmati vagina perawan yang kecil dan sempit milik sinta. Sambil kusetubuhi tubuhnya, kadang kuciumi dan kugigiti pundak dan lehernya dari belakang, sambil tanganku memerah buah dadanya. Setelah kurang lebih satu jam aku setubuhi dia dengan berbagai macam posisi,akupun tak tahan untuk mengeluarkan cairan ejakulasiku. Kubalikkan badannya dan kugesek-gesekkan kemaluanku di dadanya. Dan air manikupun muncrat deras. “Ahh.. memang enak perawan kamu sinta..” erangku sambil menumpahkan spermaku di dadanya. Akupun kemudian bergegas menuju toilet untuk membersihkan diri. Kemaluanku pun kubersihkan dari sisa sperma bercampur darah perawan sinta.

About admin dua

Check Also

NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU

CERITA SEKS NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU   DOWNLOAD CERITA SEKS NGENTOT DENGAN ANAK GADIS BOSS KU …